Breaking News
Home / Berita Umum / PATRISIA LAMARAUNA,S.H

PATRISIA LAMARAUNA,S.H

Palu, kpu-sultengprov.go.id,- Siapa yang tidak mengenal sosok Patrisia Lamarauna, SH atau yang akrab disapa “Bunda”. Salah seorang Komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tengah Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih ini sangat Cekatan, Ulet, Lincah dan Cerdas. Sebagai Ibu dengan 2 (Dua) Orang anak ini tentunya tidak mudah membagi waktu antara menjadi komisioner, Sebagai Ketua dari Yayasan Pudjananti, Sebagai Ibu Rumah Tangga, dan apalagi sekarang waktunya juga banyak dihabiskan di Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah.Disela-sela waktunya yang padat beliau juga banyak menerima tawaran menjadi Pemateri oleh beberapa lembaga, baik lembaga pemerintah maupun dari lembaga-lembaga masyarakat, kemahasiswaaan, bahkan Partai Politik pun kerap mengundang wanita berjilbab ini sebagai Narasumber. Sebagai Pemilik Sertifikat Fasilitator International pun Wanita yang lahir di Donggala Tanggal 31 Januari sering diundang oleh KPU Provinsi Seluruh Indonesia untuk menjadi Fasilitator dikegiatan BRIDGE.Wanita Tercantik diantara kelima komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tengah ini menyelesaikan Studi (S1) Jurusan Ilmu Hukum di Universitas Tadulako Tahun 2003  saat inipun menempuh Studi  S2 di Institut Pengembangan Wirausaha Indonesia (IPWI) Jakarta Jurusan Study Sumber Daya Manusia dalam waktu yang tidak lama lagi Insya Allah akan mendapatkan gelar S2.

Mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Palu ini selalu mengedapankan Pendidikan yang terbaik untuk anak-anaknya, hal yang sama ditekankan oleh orangtua beliau dulu.  Mantan Aktivis HmI ini mempunyai Visi dan Misi Jangan Pernah Menyerah pada situasi apapun baik dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. Kejujuran dan Profesional adalah hal yang beliau selalu lakukan dalam hal kesehariannya ini. Beberapa tulisannya pun pernah dimuat dibeberapa surat kabar lokal diantaranya “STRATEGI POLITIK BAGI PARA POLITISI”.

Banyak hal yang perlu dilakukan oleh para politisi yang ingin maju dalam bursa politik 2014, entah sebagai legislator, kepala daerah atau persiapan menuju jabatan politis lainnya,  bagi anggota dewan yang sudah http://medicineid.com/ merasakan duduk di kursi rakyat dalam gedung mewah dengan fasilitas lengkap ditambah dengan tunjangan tentu bukan hal mudah untuk memperoleh tiket masuk kegedung rakyat, butuh kerja keras, lobby partai, modal dana yang tidak sedikit, dan kemampuan mengapresiasikan ilmu pengetahuan, juga pengalaman ditambah keberanian bekompetisi.

Dalam pertarungan politik kedepan tentu nilai pembelian tiket masuk tersebut akan mengalami perubahan, tulisan ini sedikit mengantar anda pada pola strategi yang dapat dicoba (bagi yg mau mencoba, dan tidak dipaksa) untuk berkompetisi pada wilayah politik. Hitung masa dimana pertarungan itu akan dimulai, layaknya seorang petani, anda harus tahu lahan yang subur untuk menanam, artinya dapil merupakan lahan dimana anda akan menentukan tanaman apa yg akan digarap dengan nilai ekonomis yang tinggi, sebagai ilustrasi setiap wilayah mempunyai komoditi unggulan bahkan mungkin komoditi lokal yg perlu ditingkatkan sebagai unggulan, setelah tahu lahan garapan anda perlu memperhitungkan berapa banyak bibit yg harus disemai dengan luas lahan yang dimiliki tetapi memungkinkan untuk dibiayai, jika bibit yg akan disemai adalah bibit unggul tentu hal yg tidak sulit.

Untuk menggarap, tetapi butuh waktu untuk menjaga dan merawat, artinya konstituent dengan pola pikir maju tentu membutuhkan perhatian dalam hal peningkatan  kapasitas sdm,produksi dll bagi kepentingan kesejahteraannya, tentu hal ini hanya sebagai gambaran cara dalam memulai, tetapi ada hal penting lainnya yg juga patut diperhatikan, pada awal tulisan ini mulailah anda menghitung waktu kapan memulai pertarungan, jika masa 3 tahun dimanfaatkan untuk persiapan tentu hal yang masuk akal jika anda akan mendapatkan hasil yg baik, tahun pertama tentu melihat arah partai dan mencoba membangun komunikasi, sekaligus jika anda pengurus partai perlu melakukan evaluasi internal terhadap setiap permasalahan partai dan lakukan pembenahan kedalam dan keluar untuk mmemberi citra positif pada pendukung, waktu 1 tahun untuk berkonsolidasi dan melakukan pembenahan. (CTi/Red)

About mresha

Check Also

Essay on suggestive measures to reduce pollution

This credit hour program is designed to promote life-long learning and creative engagement within academic ...