Home / Berita Umum / Kpu Provinsi Sulawesi Tengah Menyelenggarakan Workshop Jurnalisme Pemilu
WhatsApp Image 2019-11-06 at 14.13.56

Kpu Provinsi Sulawesi Tengah Menyelenggarakan Workshop Jurnalisme Pemilu

WhatsApp Image 2019-11-06 at 10.36.36

Rabu, 06 November 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Workshop Jurnalisme Pemilu untuk mewujudkan kapasitas multimedia bagi peliput berita Pemilu di KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota. Kegiatan ini diselenggarakan di café Celebest Palu dan dihadiri oleh Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM (Sumber Daya Manusia) serta operator website empat KPU  Kabupaten/Kota yaitu KPU Kota Palu, KPU Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Parigi Moutong. yang diisi narasumber Sahran Raden, S.Ag, SH, MH (Ketua Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM) KPU Provinsi Sulawesi Tengah dan Syamsu Rizal (Wakil Direktur Pimpinan Redaksi Koran Harian Metro Sulawesi)
Pemilu sebagai suatu peristiwa penting dalam upaya pergantian kepemimpinan perlu didokumentasikan dan diliput, Pemilu juga sebagai sarana  kedaulatan rakyat dimana  partisipasi dan keterbukaan publik menjadi hal penting untuk diliput dan diberitakan faktor masih kurangnya Kapasitas SDM KPU Provinsi, KPU Kab/Kota dalam menulis  mengenai berita pemilu workshop ini menjadi penting sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan menulis dan meliput berita Pemilu, tutur Sahran

WhatsApp Image 2019-11-06 at 10.36.43

Sahran juga mengatakan, bahwa salah satu langkah untuk meningkatkan pengetahuan penulisan berita kepemiluan dan konten pastinya membutuhkan kemampuan membuat caption, story telling maupun bentuk tulisan lainnya yang menarik. Bagaimana cara meningkatkan kemampuan tersebut? salah satunya dengan mengikuti workshop jurnalisme. Maka KPU Provinsi Sulawesi Tengah memfasilitasi KPU Kabupaten/Kota untuk mengikuti kegiatan workshop tersebut. Dalam jurnalistik, menulis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang jurnalis (orang yang memiliki kemampuan jurnalistik). Menulis suatu berita, artikel, opini dan bentuk lainnya tidak bisa sembarangan. Menulis membutuhkan rangkaian kalimat-kalimat yang mudah dipahami, tidak berlebihan dan sesuai dengan topik yang diangkat. Bagaimana bila hasil tulisan tersebut bertele-tele? pembaca menjadi malas untuk membacanya. Tutur Syamsu Rizal sebagai narasumber teknik penulisan berita.

Kami berharap output dari workshop ini memberikan kita pandangan dan pengetahuan baru untuk diaplikasikan ke dalam tulisan kita sehingga menjadi tulisan yang bermanfaat bagi masyarakat dan menciptakan informasi hak dan partisipasi warga untuk ikut mengetahui tahapan pemilu, hak memilih dan partisipasi dalam pemerintahan serta menjalankan keterbukaan dan transparansi pemilu yang sedang dijalankan. Tutur Sahran

About Heru Sopian

Check Also

68562904_869308950118824_4080702407078576128_n

PENGUMUMAN HASIL PENETAPAN PEROLEHAN KURSI PARTAI POLITIK DAN PENETAPAN CALON TERPILIH ANGGOTA DPRD PROVINSI SULAWESI TENGAH PEMILU TAHUN 2019

KPU Provinsi sulawesi Tengah telah melaksanakan Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota ...