BERITA DAERAH

Sosialisasi Pendidikan Politik Pemilih Pemula,Perempuan dan Penyandang Cacat

kpu-sultengprov.go.id,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah terus menyelenggarakan sosialisasi tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam pemilu. Hal itu merupakan upaya KPU Provinsi sulawesi Tengah dalam memberikan pendidikan politik yang baik terhadap masyarakat,khususnya pemilih pemula, pemilih perempuan dan penyandang cacat. Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Tengah Divisi Sosialisasi, Pendidikan dan SDM DR. Nisbah, M.Si mengatakan, pemilu merupakan sarana untuk mewujudkan prinsip dan sistem pemerintahan demokrasi. Sebab Sistem pemerintahan demokrasi berhubungan erat dengan prinsip kedaulatan rakyat.

“Implementasi pemenuhan HAM Politik akan tampak ketika pemilih masuk ke bilik Suara.” Kata Nisbah, dihadapan puluhan peserta dari berbagai sekolah menengah atas (SMA) Kota Palu, Mahasiswa Untad, STMIK Bina Mulia, serta kelompok perempuan, di Kantor KPU Sulteng, Sabtu (13/10). Nisbah yang Ketua Banaat Alkhaeerat Palu menjelaskan, peran serta masyarakat dalam pemilu merupakan salah satu instrumen penting dalam rangka mewujdkan tata kelola pemerintahan yang baik (Goog Governance).

“Pemilu sebagai sarana pendidikan politik bagi warga masyarakat untuk memperkuat kedudukan masyrakat sipil,” Ujar Aktivis Lingkar Belajar Perempuan Palu itu. Dia juga menjelaskan partisipasi masyarakat dalam pemilu harus dilakukan dengan ketentuan tidak berpihak kepada salah satu peserta pemilu, tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan pemilu. Sebab, pemilu bertujuan untuk meningkatkan partisipasi Politik dan kualitas demokrasi, serta mendorong terwujudnya suasana kondusif bagi penyelenggaraan Pemilu yang aman, damai, tertib dan lancar.

Akademisi Untad Muhammad Tavid dalam materinya mengatakan, berbagai macam orang, mengartikan pemilu. Ada yang mengatakan pemilu adalah pesta rakyat, pesta demokrasi, ada juga yang mengatakan pemilu menjadi sarana tumbuh suburnya pencitraan. “Hakikat pemilu adalah pengawasan langsung oleh rakyat terhadap jalannya penyelenggaraan pemerintahan,” kata dosen Fakultas Hukum Untad itu.

Dia Juga menjelaskan, Pemilu merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil dalam NKRI berdasarkan pancasila dan UUD 1945. (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close