BERITA DAERAH

Penetapan DPT Pemilu 2014 Sulawesi Tengah

kpu-sultengprov.go.id,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan jumlah pemilih pada Pemilu 2014 yang terekap dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.912.292 jiwa, terdiri dari 974.236 jiwa pemilih laki-laki, dan 938.056 jiwa pemilih perempuan. Penetapan DPT Pemilu 2014 di wilayah Sulawesi Tengah itu dilakukan dalam rapat pleno terbuka KPU Provinsi Sulawesi Tengah, yang digelar di Hotel Santika palu, sabtu (19/10). Rapat pleno dengan agenda rekapitulasi DPT Pemilu 2014 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah itu dipimpin Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tengah Sahran Raden S.Ag,SH,MH, didampingi empat orang anggota masing-masing DR.Nisbah, M.Si, Syamsul Y Gafur, SH, Naharuddin, SH, MH dan Ir. Muhammad Ramlan Salam, M.Si. Rapat pleno ini juga turut disaksikan pula Oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah Ratna Dewi Pettalolo dan Perwakilan dari Biro Kesbangpol Sekretariat daerah Provinsi Sulawesi Tengah serta Para Pimpinan Partai Politik Peserta Pemilu 2014 dan Caleg DPD RI.

Penetapan DPT tingkat Provinsi Sulawesi Tengah itu diawali dengan pembacaan DPT yang telah ditetapkan KPU kabupaten/kota di 11 daerah otonom dalam wilayah Sulawesi Tengah, pada 12-13 September 2013.Dari DPT di tingkat kabupaten/kota itu kemudian direkap menjadi DPT tingkat provinsi, namun juga tetap melewati proses pembersihan kembali data pemilih, terutama terhadap potensi data ganda.Sebanyak 1,9 juta lebih pemilih itu menyebar 171 Kecamatan, 2.540 desa/kelurahan pada 11 kabupaten/kota dalam wilayah Sulawesi Tengah, yang akan menggunakan hak pilihnya pada 6.009 unit Tempat Pemungutan Suara (TPS).Ketua KPU Sulawesi Tengah Sahran Raden mengatakan, dari hasil monitoring terhadap pelaksanaan DPT di tingkat kabupaten/kota, jumlah DPT yang telah ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota Se- Sulawesi Tengah pada 12-13 Oktober 2013 sebanyak 1.912.292 jiwa, terdiri dari laki-laki sebanyak 974.236 jiwa dan perempuan sebanyak 938.056 jiwa.

“Meskipun DPT sudah ditetapkan di tingkat kabupaten/kota, namun ternyata hal tersebut belum menjadi akhir proses pemutakhiran data pemilih di tingkat kabupaten/kota. Karena, pasca penetapan DPT tersebut, terlihat jumlah DPT yang ditetapkan sama oleh KPU kabupaten/kota berbeda jumlahnya dengan DPT yang tertera dalam sistem informasi data pemilih (sidalih),” ujarnya.Hal ini, kata Darmansyah, disebabkan karena, KPU pusat melakukan pembersihan kembali data pemilih, terutama terhadap potensi ganda K1.

Bahkan melalui surat Nomor : 706/kpu/X/2013 tanggal 18 Oktober 2013, KPU pusat antara lain menginstruksikan kepada KPU provinsi dan kabupaten/kota untuk menindaklanjuti pembersihan data ganda K1 dengan membuat berita acara perbaikan DPT atas data ganda dan menyampaikan kepada pengawas pemilu kabupaten/kota, pengurus partai politik tingkat kabupaten/kota, PPK dan PPS di wilayah kerja masing-masing “Alhmadulillah, KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota Se-Sulawesi Tengah dengan cepat dapat merespon instruksi KPU pusat itu, karena instruksi tersebut kami terima bertepatan dengan penyelenggaraan rapat konsolidasi DPT yang kami selenggarakan selama tiga hari pada 18-20 Oktober 2013,” ujarnya. (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
maltepe escort kadikoy escort kartal escort atasehir escort pendik escort bostanci escort goztepe escort
izmir escort izmir escort izmir escort izmir escort denizli escort antalya escort antalya escort antalya escort izmir escort izmir escort izmir escort izmir escort izmir escort