SEPUTAR SULTENG

Seminar Riset Partisipasi Pemilih Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2020.

Dalam penyelanggaraan pemilu, partisipasi pemilih menjadi indikator penting, semakin baik partisipasi pemilih tentu sangat menentukan legitimasi hasil penyelenggaraan pemilu. 

Pelaksanaan pilkada 2020 yang beriringan dengan adanya wabah pandemic covid 19 salah satu tantangan bagi kpu provinsi dan kab/kota dalam peningkatan partisipasi pemilih. Pada pemilihan tahun 2020, tercatat sebanyak 2,037.819 pemilih terdaftar, yang menggunakan hak pilih sebanyak 1.518.821 atau tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan sebesar 74,53%, jila dibandingkan dengan tahun 2015 mengalami peningkatan. Sementara itu, jika kita melihat target partisipasi pemilih pemilihan serentak tahun 2020 yang ditetapkan KPU RI yaitu sebesar 77,5%, sehingga provinsi Sulawesi Tengah belum mencapai target nasional tersebut.

Berdasarkan pemikiran diatas KPU Provinsi Sulawesi Tengah menggelar seminar riset partisipasi pemilihan serentak tahun 2020 di Aula Kpu Provinsi Sulawesi Tengah selasa(3/3/2021). 

Kegiatan ini dihadiri oleh komisioner KPU Sulteng Sahran Raden, Syamsul Gafur, Halima dan tim riset KPU sulteng intam Kurnia dan Randy Amar selaku akedimisi universitas Tadulako dan IAIN Palu, serta beberapa stakeholder KPU dan beberapa Kabupaten Terdekat di Sulawesi Tengah, seperti Palu, sigi, Donggala, Parimo, dan Morowali.

Kegiatan ini dibuka Oleh komisioner KPU Sulteng yakni Halima S.Ag selaku divisi Program dan Data sekaligus PLH ketua pada kegiatan tersebut.

Dalam sambutanya Halima mengharapkan partisipasi masyarakat pemilih di setiap pemilihan harus meningkat dan setiap kendala yg ada bisa diminimalisir kedepan nya, Menurutnya, semua stakeholder sangat menentukan naiknya partisipasi pemilih di Sulawesi Tengah khususnya.

Dalam kegiatan seminar riset ini menyimpulkan bahwa perilaku pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2020 dikategorikan dalam tipologi pemilih Rasional, Pragmatisme, Tradisional, pasif, dan Apatis.

Related Articles

Back to top button
Close
pendik escort sirinevler escort muratpasa escort bakirkoy escort lara escort