Berita

Humas KPU Sebagai Jembatan Informasi Kepemiluan di Masyarakat

Palu, sulteng.kpu.go.id – Demikian salah satu pandangan Sahran Raden, Anggota KPU Provinsi Sulawesi Tengah saat menyampaikan pemikirannya dalam diskusi Bakohumas KPU Provinsi Sulawesi Tengah yang bertajuk, Kesiapan Humas KPU dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024.

Selanjutnya, Sahran menyampaikan bahwa dalam manghadapi pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 secara bersamaan, maka kesiapan Humas KPU dalam Pemilu 2024 di Sulawesi Tengah sangat diperlukan. dengan demikian, Humas KPU harus berperan dalam rangka menjadi jembatan informasi kepemiluan di masyarakat, baik peserta pemilu maupun pemilih serta stackeholder lainnya.

Sahran memaparkan beberapa Problematika Pemilu dan Pemilihan, Pertama,Terkait dengan kategori pemilih dan teknis pemutakhiran data pemilih. Kategori pemilih dalam pemilu nasional dan pilkada berbeda, serta tahapan yang saling bersinggungan. kedua, siapa yang dapat mencalonkan dalam pilkada; apakah parpol peserta pemilu nasional 2024 atau parpol peserta pemilu 2019. Ketiga, terkait beban kerja yang berat bagi penyelenggara pemilu yang menyelenggarakan pemilu dengan tujuh jenis pemilu pada tahun yang sama, yakni tahun 2024. Deretan pemilu yakni pilpres, pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, pilgub, dan pilkada kabupaten/kota menjadi satu waktu yang sama. Keempat, Masalah Kampanye yang bersamaan Pilpres, Pileg. Yang kesemuanya tentu memerlukan kesiapan Humas KPU.

Lebih lanjut Sahran menyampaikan dua Fungsi Humas KPU yakni Fungsi Konstruktif dan Fungsi Korektif. Selain menyampaikan strategi kehumasan, Sahran memaparkan evaluasi terhadap pemanfaatan media sosial oleh Satker KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Tengah.

Narasumber dari Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang dihadiri oleh Kabag Humas dan Informasi, Adiman menyampaikan Peran dan Fungsi serta Strategi Humas Pemerintah. Dalam paparannya beliau menyampaikan bagaimana Konvergensi dan Hak Warga Memperoleh Informasi. Terakhir, dalam diskusi itu, Adiman menegaskan bahwa kerja humas adalah kerja manajemen Publik Relation. Humas Pemerintah Harus Mendapatkan Public Trust dalam Kehidupan Demokrasi. dengan demikian, Humas berperan penting dalam menyampaikan kegiatan pemerintahan kepada masyarakat termasuk pemilu dan pemilihan.

Sementara itu, Kabag Humas dan Informasi Publik Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU RI, Robby Leo Agust menjelaskan kedudukan Hukum Bakohumas KPU, serta bagaimana Kehumasan memegang peran penting dalam sukses penyelenggaraan Pemilu, antara lain: diseminasi informasi Penyelenggara dan penyelenggaraan tahapan Pemilu; membangun awareness masyarakat terhadap pentingnya partisipasi dalam pemilu; menciptakan situasi yang kondusif sehingga pemilu dapat berjalan secara damai; mendorong masyarakat menggunakan hak pilih secara rasional; dan meningkatkan kepercayaan publik (trust) terhadap penyelenggara, penyelenggaraan, dan hasil Pemilu. Hal lain yang disampaikan adalah, tugas Bakohumas, Tujuan dibentuknya Bakohumas, termasuk tantangan dan Bagaimana strategi bagi Bakohumas KPU.

Sebgaimana diketahui, kegiatan diskusi Publik yang digelar oleh KPU Provinsi Sulawesi Tengah dilaksanakan dalam rangka optimalisasi Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) KPU Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka menghadapi pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan pada, Kamis (3/06/21) secara virtual. kegiatan ini didasarkan pada Keputusan KPU RI nomor 172/HM.02-Kpt/06/KPU/III/2021, Bakohumas dibentuk untuk meningkatkan peranan dan fungsi koordinasi kehumasan antar Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. ( Ahmad)

Related Articles

Back to top button
Close
Close